berita

Perkemahan Pelantikan Bantara Ambalan Sudirman-Fatmawati

PELANTIKAN BANTARA SMK NEGERI 1 PRABUMULIH

Sulis Wijaya | Selasa, 28 Januari 2020 - 08:42:42 WIB | dibaca: 695 pembaca

Kamabigus Drs Akhmad Sunanto beserta Pembina Pramuka SMK Negeri 1 Prabumuliuh

Sabtu Sore di SMK Negeri 1 Prabumulih mengadakan pelantikan bantara Gugus Depan 02.191 dan 02.192 Pangkalan SMK Negeri 1 Prabumulih, pelantikan dihadiri langsung oleh Kamabigus Kak Akhmad Sunanto yang sekaligus melantik adik-adik setalah sebelumnya menjadi pembina dalam upacara penutup perkemahan pengambilan tanda tingkat bantara yang diwakilkan oleh Kak Teguh Indarto beserta pembina lain. Dalam amanatnya Kamabigus menyampaikan "Pramuka hendaknya menjadi pribadi yang mandiri, tangguh dan sesuai dengan Trisatya dan Dasadarma Pramuka", harapan Kamabigus kepada peserta perkemahan juga memajukan segala aktifitas kegiatan kepramukaan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan kepramukaan. Kamabigus juga menyampaikan agar berperan aktif untuk bekerjasama dalam kedisiplinan warga sekolah karena pramuka ini juga menjadi panutan bagi teman temannya maupun adik tingtaknya, disisi lain Kamabigus juga meminta doa dan dukungan untuk siswa siswi yang berprestasi dalam tingkat kota, provinsi maupun nasional.

Perkemahan 18-19 Februari 2020 merupakan puncak dari usaha anggota pramuka SMK Negeri 1 Pramuka yang sebelumnya sudah mengisi SKU (Syarat Kecakapan UMUM). Setelah upacara pembukaan dihari pertama peserta perkemahan mendirikan tenda, 2 sangga yang dibentuk adalah, sangga pelaksana putra, pencoba putra,

Rangkaian kegiatan yang diikuti oleh 30 orang peserta dari : Apel Pembukaan, Pendirian Tenda, Isoma (Magrib), Materi Kepramukaan, Sholat Isya, Pengujian SKU, Api Unggun, Sholat subuh, Senam Pagi, Apel Penutup, Pelantikan Bantara, Membersihkan Lokasi perkemahan

Kegiatan pengujian SKU, menuju 4 posko (Agama, Pengetahuan umum, Kepramukaan, Teknik Kepramukaan dan Jasmani & Mental) setiap posko diberikan sandi khusus dan hanya menerima 1 sangga saja. Di setiap posko para perserta diuji pengetahuan dan kesiapan untuk mengambil bantara. Kegiatan jurit malam, menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Peserta pekemahan diuji keberaniannya karna harus berjalan dengan menggunakan penerangan lilin untuk mencari kacu masing-masing di lapangan voli ya kalau dibayangkan diatas jam 02.00 dini hari suasana terasa sepi dingin dan seram menyelimuti tiap peserta ada yang lari ketakukan bahkan belum jalan sudah mau mundur berkat bantuan kakak pembina memberikan arahan dan keberanian seluruh peserta lolos uji mental.

Acara perkemahan berjalan lancar walaupun panas terik di apel penutupan menguji batas fisik peserta yang hanya sempat beristirahan 1 atau 2 jam saja, raut wajah para peserta tidak ingin menyerah untuk mengambil tanda tingkat bantara sebagai angkatan pertama. Prosesi pelantikan pun telah sah ketika bantara telah tersemat di pundak dan sebagai penutup seluruh peserta

Perkemahan ini diharapkan memberikan kesan mendalam dari perjuangan usaha mendapatkan tanda tingkat batara. Sekaligus menjadi generasi selanjutkan yang akan menjadi panitia pelaksana pengambilan tanda tingkat bantara tahun depan dan seterusnya.

 


Video Terkait:










Komentar Via Website : 1
20 Oktober 2020 - 07:31:17 WIB